“Kita melihat bahkan merasakan kebaikan-kebaikan yang pernah almarhum berikan kepada kita kepada masyarakat bahkan kepada bangsa dan negeri ini dan Semoga almarhum ditempatkan Allah di Dalam surga jannatun naim Amin ya robbal alamin dan dosa-dosa di masa lalunya kesalahannya Allah ampuni telah membersihkan dan telah mengampunkan dosa dan kesalahannya amin ya rabbal alamin,” ujar Afandin.
Tausiyah singkat yang di sampaikan oleh Prof DR.H.Muzakir,MA Wakil Rektor UINSU menyampaikan mari kembali kita menyatakan innalillahi wa inna ilaihi rojiun ayat yang singkat ini menyadarkan kita bahwa tiada yang abadi di dunia tiada keabadian di dunia ini harta pada saatnya kita tinggalkan keluarga sahabat yang kita sayangi dan kita banggakan pada saatnya akan kita tinggalkan jabatan dan kedudukan.
“Pada saatnya juga akan berpisah tiada yang abadi di dunia ini maka lafaz ayat innalillahi wa inna ilaihi rojiun ayat ini menyadarkan bahwa kita hari ini berada di bumi suatu hari kita harus kembali kepada sang pencipta bumi kita Allah subhanahu Wa ta’ala,” terangnya.
Begitu juga almarhum Dato’ Sri H Syamsul Arifin SE bin Hasan Basri telah memenuhi janjinya Allah pada usianya 71 tahun beliau telah kembali ke pangkuannya di dalam Alquran surah al-ahzab ayat 23 Allah subhanahu Wa ta’ala ingatkan kita diantara manusia ini ada orang-orang yang telah memenuhi janjinya dia kembali kepada robnya dan di antara manusia itu pula ada orang yang sedang menunggu tibanya janji kembali kepada Allah subhanahu Wa ta’ala.












