Putra Batak yang pasih berbicara bahasa Jawa ini mengatakan, lelang MYC ini dilakukan minggu pertama awal Januari 2022, tapi 13 dan 14 Januari ada laporan dari Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Mulyono tentang server rusak (ada masuk tapi isinya kosong). “Saya minta disurati ke LKPP dan tiga hari lalu sudah keluar perbaikan, dimasukkan kembali ulang pengumuman untuk MK dan kontrak fisik sekaligus. Sampai sekarang saya tidak kepengen tahu, siapa (perusahaan) mana yang sudah masuk (ikut lelang), karena itu bukan kompetensi saya biarlah itu di Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Diharapkan pertengahan 2023 proyek selesai,” ungkapnya.
Penulis : Mery Ismail, S.Sos
Editor : Mery Ismail, S.Sos
Proyek MYC Rp2,7 T Upaya Gubsu Wujudkan Jalan Bermartabat di Sumut












