Langsa, kedannews.co.id – PT Timbang Langsa kembali mengerahkan alat berat bersama personel relawan dalam aksi “Perang Sampah” di kawasan badan Jalan Medan–Banda Aceh (Prof A. Majid Ibrahim), Kota Langsa, Senin (21/12/2025).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan perkebunan sawit itu dalam membantu pemulihan lingkungan pascabencana banjir dan longsor hidrometeorologi Aceh 2025, sekaligus upaya pencegahan potensi wabah penyakit akibat timbunan sampah dan lumpur sisa banjir.
Berdasarkan pantauan media ini sejak fajar menyingsing, Manajer PT Timbang Langsa, Mujiluddin, kembali menurunkan alat berat jenis Bechoe Loader Case bersama sejumlah karyawan untuk membersihkan sisa puing genangan banjir di sepanjang badan Jalan Medan–Banda Aceh, khususnya di wilayah Gampong Matang Seulimeng dan Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat.
Aksi pembersihan tersebut berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Sampah bercampur lumpur terlihat menumpuk di kiri dan kanan badan jalan, berpotensi menimbulkan bau, debu, serta gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar maupun pengguna jalan.
Kegiatan “Perang Sampah” ini dipimpin oleh Danru Satpam PT Timbang Langsa, Jaka Lesmana, bersama Hatta Putra Lubis, Supratman, serta sejumlah karyawan perusahaan yang terlibat sebagai relawan.
Salah seorang relawan PT Timbang Langsa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi lingkungan pascabanjir.
“Sisa puing genangan banjir sekarang sudah menjadi timbunan sampah bercampur lumpur. Kondisi ini sangat dikhawatirkan bisa menjadi sumber wabah penyakit,” ujarnya.
Ia menambahkan, lumpur yang telah mengering juga berubah menjadi debu yang bercampur sampah, sehingga mengganggu jarak pandang pengendara dan membahayakan keselamatan lalu lintas.
“Lumpur dan sampah ini sudah sangat meresahkan pengguna jalan yang melintas Kota Langsa. Atas perintah atasan, kami turun sebagai relawan untuk membersihkannya,” katanya.
Saat dikonfirmasi awak media, Manajer PT Timbang Langsa, Mujiluddin, membenarkan bahwa pihaknya kembali menurunkan alat berat dan personel perusahaan untuk membantu pembersihan tersebut.
“Benar, kami mengerahkan Bechoe Loader Case bersama karyawan untuk membersihkan sampah dan lumpur yang membahayakan masyarakat luas,” kata Mujiluddin.
Menurutnya, dengan kondisi lumpur dan puing pascabanjir yang cukup parah, proses pembersihan tidak mungkin diselesaikan dalam waktu singkat.
“Untuk pembersihan sisa puing dan lumpur akibat banjir dan longsor hidrometeorologi ini, paling cepat membutuhkan waktu sekitar tiga hari,” ungkapnya.
Mujiluddin juga mengungkapkan bahwa sejak awal terjadinya banjir di Kota Langsa, PT Timbang Langsa telah mengambil langkah tanggap darurat dengan mendirikan dapur umum, membagikan makanan siap saji, serta menyalurkan bantuan sembako kepada warga di sekitar area perkebunan.
“Selain itu, kami juga menjadi relawan perdana bersama anggota Kodim 0104 Aceh Timur dalam membersihkan lumpur dan puing banjir di RSUD Langsa,” ujarnya.
Ia berharap, keterlibatan perusahaan melalui pengerahan alat berat dan personel ini dapat mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana.
“Kami berharap masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal setelah lingkungan bersih dan aman,” tutup Mujiluddin, Manajer Kebun PT Timbang Langsa.













Amat bersih situs, hargai untuk pos ini.
Hore google adalah raja saya yang menolong saya menemukan web site yang luar biasa! .
Saya tidak bisa menahan diri untuk berkomentar
I am always thought about this, appreciate it for putting up.
Saya menghargainya, karena saya menemukan persis apa yang saya cari. Anda telah mengakhiri pencarian saya selama empat hari! Tuhan memberkati Anda. Semoga hari baik. Bye
Saya menghargainya, karena saya menemukan tepat apa yang saya cari. Anda mengakhiri pencarian saya selama 4 hari! Tuhan memberkati Anda. Semoga harimu menyenangkan. Bye
Kemarin, saat saya sedang bekerja, sepupu saya mengambil apple ipad saya dan mengujinya apakah bisa bertahan dari jatuh setinggi 30 kaki, hanya agar dia bisa menjadi sensasi youtube. apple ipad saya sekarang hancur dan dia memiliki 83 penayangan. Saya tahu ini sangat di luar topik tetapi saya harus membagikannya kepada seseorang!
Awsome blog! I am loving it!! Will come back again. I am bookmarking your feeds also.
Thankyou for all your efforts that you have put in this. very interesting info .
I love your blog.. very nice colors & theme. Did you create this website yourself? Plz reply back as I’m looking to create my own blog and would like to know wheere u got this from. thanks
Wohh persis apa yang saya cari, salam atas unggahan.
Wah! Blog ini terlihat tepat seperti blog lama saya! Topiknya sangat berbeda tetapi memiliki layout halaman dan desain yang hampir sama. Pilihan warna yang unggul!
Its like you read my mind! You seem to know a lot about this, like you wrote the book in it or something. I think that you can do with a few pics to drive the message home a little bit, but instead of that, this is fantastic blog. A fantastic read. I will definitely be back.
Saya selalu peduli dengan subjek ini dan masih demikian, terimakasih telah mengunggah.
I am really enjoying the theme/design of your weblog. Do you ever run into any internet browser compatibility issues? A couple of my blog visitors have complained about my website not operating correctly in Explorer but looks great in Safari. Do you have any suggestions to help fix this issue?
Saya tidak bisa menahan diri untuk berkomentar
Saya menghargai waktu yang Anda curahkan untuk membuat posting ini. Konten yang berguna. Terima kasih!
Sangat menarik poin yang Anda sebutkan, terima kasih telah memposting. “Kata yang tidak terucap tidak pernah menyakiti.” oleh Kossuth.
Ini benar-benar menjawab masalah saya, terima kasih!