Dikatakannya, saat ini UMSU merupakan universitas swasta di luar pulau Jawa dengan akreditas unggul. Memiliki 15 guru besar dan 641 dosen. “Ke depan kita tidak saja merekrut mahasiswa asal Sumut, tapi target mahasiswa luar negeri seperti Kamboja, Thailand, Vietnam dan Yaman, untuk itu kita targetkan 2024 UMSU memiliki 25 guru besar,”jelasnya.
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Saiful Anwar Matondang mengatakan, pengukuhan guru besar adalah opsional, boleh dilakukan pengukuhan, bisa juga tidak. Tetapi untuk perguruan tinggi swasta harus dilakukan demi menarik minat mahasiswa dan juga menunjukkan prestasi tersebut.
“Hari ini yang menarik, UMSU menghasilkan empat guru besar perempuan. Kita harapkan UMSU terus memiliki reputasi, baik secara kelembagaan dengan penambahan jabatan akademik. Selamat atas pengukuhan ini, jaga kehormatan sebagai guru besar dan nama baik universitas, semoga ilmu yang didapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan Indonesia,” ucapnya
Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut, tokoh masyarakat Tengku Erry Nuradi (Gubernur Sumut periode 2016-2018), Edy Rahmayadi (Gubernur Sumut periode 2018–2023), Musa Rajekshah (Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023), Kepala Dinas Kominfo Sumut Ilyas Sitorus, para dekan, dosen, serta para seluruh civitas akademi UMSU.












