“Semua agama mengajarkan kebaikan. Mari jadikan harmoni sebagai jati diri bangsa Indonesia yang harus kita jaga bersama,” katanya.
Perwakilan Wali Kota Medan yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan ucapan Selamat Imlek dan Cap Go Meh kepada masyarakat Tionghoa di Kota Medan. Dalam sambutannya, ia berharap tahun baru membawa kedamaian, kebijaksanaan, serta kesejahteraan bagi seluruh warga.
Sebelumnya, Ketua Panitia Budi Malem, SMT, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan berlangsung selama tiga hari. Acara diisi dengan pameran budaya Tionghoa, pertunjukan seni, tari tradisional, serta atraksi barongsai yang menarik perhatian pengunjung.
“Terima kasih kepada seluruh donatur dan masyarakat yang telah mendukung. Tanpa kebersamaan, acara ini tidak mungkin berjalan sukses,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama, ramah tamah, serta hiburan atraksi barongsai dan penampilan vokal solo artis lokal Tionghoa yang semakin menghangatkan suasana malam itu.
Di bawah cahaya lampion bernuansa merah yang berpendar, para tamu undangan dan pengunjung tampak menikmati suasana penuh keakraban. Perayaan tersebut menjadi cerminan komitmen masyarakat dalam menjaga toleransi dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman Kota Medan.












