Sekretaris HIPKI Batu Bara sekaligus pengelola LPK Az Zikra Sei Bala Eko Budianto, lanjut Hadian, di Batubara ada sekitar 25-an LPK tergabung dalam HIPKI selama ini mendapat dukungan program kegiatan langsung dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Kementrian Tenaga Kerja, sedangkan dari Pemkab atau Pemrovsu belum ada.
Terkait hal itu, ungkap Hadian lagi, Eko bersama lima pengelola LPK lainnya memohon kepada Anggota DPRD Sumut untuk membantu dan menjembatani mereka dengan Pemkab Batubara dan Pemprovsu. Hadian yang juga dikenal sebagai seorang motivator dan owner Lembaga Konsultan Kepribadian Bengkel Karakter itu menyampaikan, dirinya siap bersinergi dengan HIPKI Batubara melalui program pembekalan mentalitas, kempimpinan dan kewirausahaan bagi para pengelola LPK maupun bagi para peserta didiknya.
“Sebab pembekalan skill teknis saja tak cukup, buktinya tadi dikeluhkan oleh para pengelola bahwa banyan lulusan nya hanya berharap menjadi karyawan bukan untuk jadi wirausahawan, maka perlu pembekalan soft skill mentalitas bagi mereka. Saya siap memberikan motivasi dan pelatihan secara gratis, karena itu profesi saya selama ini, berdayakan saja saya,” ujrnya yang disambut para pengelola LPK dengan antusias. (cutriri)












