Mempertegas khotbah yang disampaikan Khatib, Bobby Nasution mengatakan umat Muslim musti bisa berperan lebih, bukan hanya buat agama tapi juga buat sesama.
“Tujuan itulah yang kami harapkan lewat hadirnya Masjid Mandiri sehingga kita bisa bermanfaat untuk sesama, membantu tetangga kita yang mungkin kesulitan,” harapnya.
Di hadapan para jemaah, Bobby Nasution menyampaikan program Pemko Medan lainnya di antaranya mengadakan pelatihan-pelatihan, terutama bagi kaum muda untuk siap dan bisa memiliki skill saat terjun ke dunia kerja. Di samping itu, mendorong mereka menjadi wirausaha dengan keahlian yang dimiliki.
“Kita juga memiliki program-program pelatihan untuk anak-anak kita. Bahkan, bersertifikat. Karena, tak jarang sekarang jika tanpa sertifikat kemampuannya sulit diakui. Mudah-mudahan program-program yang dihadirkan bisa membantu dan bermanfaat buat masyarakat,” terangnya.
Sementara itu Ketua BKM Masjid Al Ma’aruf H Mino Lesmana mengungkapkan bahwa masjid Al Ma’aruf ini telah bersertifikat hak wakaf, gedung serbaguna yang ada disebelah masjid telah memiliki sertifikat hak wakaf.
“Sedangkan lahan yang diseberang masjid masih dalam proses sertifikat hak wakaf, nantinya lahan tersebut akan menjadi tempat koperasi masjid dan klinik utama BPJS. Lahan tersebut sudah kami lunasi kepada pemiliknya sebesar Rp 850 jutaan. Semoga ini dapat menambahkan kemakmuran untuk masjid dan jamaah disekitar masjid,” jelasnya.












