Sebelumnya, laga antara Indonesia U-17 melawan Uzbekistan pada 15 Agustus juga berhasil menarik lebih dari 21 ribu penonton. Bahkan, jumlah penonton di laga final melampaui catatan Piala Dunia U-17 2023 saat Indonesia menghadapi Panama di Gelora Bung Tomo.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai Sumut layak dijadikan kandang bagi Timnas. Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan PSSI, yaitu fasilitas, keseriusan pemerintah daerah, dan antusiasme penonton.
βKami PSSI tentu bangga dan optimis bahwa Sumatera Utara bisa menjadi kandang Timnas. Dari sisi jumlah penonton, untuk pertandingan U-17 internasional belum ada daerah lain yang sepadat Sumut. Ini luar biasa,β kata Erick Thohir.
Suporter yang hadir juga mengaku terkesan dengan suasana stadion. Dani, salah seorang penonton, mengatakan atmosfer Stadion Utama Sumut sangat memukau.
βLuar biasa atmosfernya, lihat interaksi suporter, kekompakan, nyanyi bareng, bikin merinding. Ini masih U-17, bayangkan kalau senior, pasti lebih dahsyat. Sayangnya banyak kawanku tidak dapat tiket karena habis,β ucap Dani.
Hasil akhir turnamen menempatkan Mali sebagai juara dengan poin sempurna (9 poin). Indonesia berada di posisi kedua dengan 5 poin, Tajikistan di peringkat ketiga (2 poin), dan Uzbekistan menutup klasemen dengan 1 poin.












