“COVID itu yang kita fitnah, karena COVID kita minus. Kalau nggak ada COVID pun mungkin susah juga untuk mempertahankan kondisi ini. 2020 kita minus 3,4 persen,” jelas Edy Rahmayadi.
Sebab, Provinsi Sumatera Utara memiliki jumlah penduduk hingga 15 juta jiwa.
“Idealnya Sumut mendapatkan Rp150 triliun satu tahun, saat ini kita hanya terima Rp39 triliun. Hal ini dikarenakan jika dilihat DIPA untuk Provinsi Aceh mencapai Rp32 triliun, padahal jumlah penduduknya hanya lima juta jiwa. Dengan jumlah penduduk yang beda jauh dengan Sumut, harusnya DIPA yang diterima lebih banyak,” Jelas Edy Rahmayadi.
Edy menambahkan perbandingannya, kenapa Aceh sampai Rp32 triliun, karena dia punya dana otonomi khusus (otsus) di situ, Sumut kan tidak, sehingga kan relatif dekat, Rp32 triliun dan Rp39 triliun, penduduknya lima juta dan 15 juta.”Kalau dibagikan satu-satu uang itu, yang penduduk 5 juta, lebih kaya duluan dari kami yang 15 juta penduduknya,” sambungnya.
Penulis: Zultaufik Nasution
Editor: Mery Ismail, S.Sos












