Scroll untuk baca artikel
MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Lingkungan

Tokoh Masyarakat Soroti Penjualan Makanan Nonhalal di Permukiman, Minta Ada Sikap Saling Menghormati

×

Tokoh Masyarakat Soroti Penjualan Makanan Nonhalal di Permukiman, Minta Ada Sikap Saling Menghormati

Sebarkan artikel ini

Reaksi sebagian umat Islam muncul bukan semata-mata karena aktivitas jual beli tersebut, melainkan karena praktik penjualan dilakukan secara terbuka di ruang publik yang berada di lingkungan mayoritas masyarakat muslim.

Pernyataan sikap tokoh masyarakat kota Medan.(kedannews.co.id/ist)

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Medan, kedannews.co.id – Tokoh masyarakat Sumatera Utara, Sakhyan Asmara, menilai polemik terkait penjualan daging babi di sejumlah kawasan permukiman perlu disikapi dengan pendekatan saling menghormati antarumat beragama.

Menurutnya, reaksi sebagian umat Islam muncul bukan semata-mata karena aktivitas jual beli tersebut, melainkan karena praktik penjualan dilakukan secara terbuka di ruang publik yang berada di lingkungan mayoritas masyarakat muslim.

MEMPROSES ADSENSE...

Sakhyan mengatakan kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga, karena daging babi dipajang secara terbuka tanpa penutup di kawasan permukiman.

β€œUmat Islam merasa terganggu ketika harus berlalu lalang dan menyaksikan daging babi yang dijual secara terbuka di kawasan permukiman penduduk,” ujar Sakhyan kepada media, Sabtu (7/3/2026).

Ia menjelaskan, selain dipajang terbuka, kondisi kebersihan juga menjadi perhatian masyarakat karena adanya lalat yang berterbangan serta air limbah yang mengalir melalui parit di sekitar rumah warga.

Bahkan menurutnya, beberapa lapak penjualan berada dekat dengan fasilitas umum seperti sekolah dan masjid, sehingga sering dilalui anak-anak saat berangkat ke sekolah maupun masyarakat yang hendak beribadah.

Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan