Ia menambahkan bahwa kehadiran DRPPA ini nantinya diharapkan mampu menurunkan angka stunting. Dalam hal ini masyarakat akan diberikan pemahaman dan inovasi seperti mengenai manfaat dan pengolahan seperti ikan lele dan ikan gabus, ujar Bupati mencontohkan sembari menyampaikan jika DRPPA ini juga akan dibentuk Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Bang Wiwiek, demikian akrab disapa, juga berharap banyak dukungan dari berbagai pihak, terkhusus dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak agar program ini dapat segera terealisasi, pungkasnya.
Dikesempatan serupa Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati menyambut baik program DRPPA ini. Pihaknya juga akan mendukung penuh terlaksananya kegiatan tersebut.
“ Ini sangat bagus, sebagai langkah inovasi pemerintah daerah dalam mendukung penurunan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak secara nasional. Begitu juga stunting, melalui kegiatan ini juga secara nasional angkanya dapat menurun,” pujinya.
Kadis P2KBP3A Kabupaten Sergai dr. Helminur Iskandar melaporkan jika angka pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak pada tahun lalu sekitar 35 laporan.












