Begitu pula dengan pemuda yang tergabung dalam organisasi AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia), yang sama kita ketahui organisasi ini memiliki rasa kepekaan dan kepeloporan generasi muda, dengan menggalang persatuan dan kesatuan, mengkonsolidasi keanekaragaman potensi, membentuk sinkronisasi dan sinergi partisipasi dalam rangka mensukseskan pembangunan, ucapnya.
Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh AMPI dalam memperingati hari cuci tangan sedunia ini, menunjukkan kepedulian para pemuda AMPI dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kebersihan diri dengan sasaran anak-anak usia sekolah dini, sehingga nantinya hal ini benar-benar menjadi kebiasaan bahkan membudaya dalam kehidupan sehari-hari.
Perilaku dan kebiasaan cuci tangan pakai sabun seperti ini sangatlah sederhana, namun dampaknya sangat luar biasa. Apalagi saat ini kita masih dihadapkan pada pandemi Covid-19, sehingga cuci tangan adalah salah satu protokol kesehatan yang telah ditetapkan, karena dapat mengurangi atau menurunkan terjadinya penularan berbagai macam penyakit di area tangan kita.
“ Mari terus kita arahkan akal dan pikiran kita, untuk lebih sungguh-sungguh dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19. Sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama, yaitu masyarakat sehat dan keluarga sejahtera, dapat diwujudkan,”pungkasnya.












