Dalam dialog tersebut, Menteri Di Kantor Perdana Menteri, Menteri kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura, DR Mohammad Maliki Bin Osman membawa Walikota Tenggara Singapura Mohd Fahmi Bin Aliman, Konsul Jenderal Singapura di Medan Edmund Chia Keng Wei menyampaikan, Singapura memiliki penduduk yang heterogen seperti Kota Medan.
“Setiap etnis yang ada di Singapura dihormati. Di samping itu negara sangat peduli terhadap anak Melayu yang ada. Bahkan, semua anak Melayu diberikan pendidikan secara gratis mulai tingkat dasar hingga perguruan tinggi. Perlakuan istimewa ini tidak diberikan kepada rakyat lainya. Di samping itu Singapura memberikan keleluasaan dalam pengembangan Keislaman” paparnya.
Dalam dialog yang juga dihadiri Ketua Dewan MUI Kota Medan Mohamad Hatta, Wakil Ketua MUI Kota Medan H Burhanuddin Damanik, anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, alim ulama, tokoh agama serta pimpinan MUI Kecamatan ini berlangsung dengan penuh keakraban juga diisi dengan sesi tanya jawab.












