“Kami mengucapkan terimakasih kepada panitia, tokoh-tokoh bangsa dan seluruh masyarakat atas pengajuan ayah kami menjadi Pahlawan Nasional. Kami tidak pernah merasa bahwa papa kami pantas untuk dijadikan sebagai Pahlawan Nasional. Tetapi jika masyarakat dan seluruh tokoh yang ada di Sumut mendorong papa kami menjadi seorang Pahlawan Nasional, kami mengucapkan terima kasih,” ungkap Batara.
Sebelumnya, Ketua Umum Pengusulan Sabam Sirait menjadi Pahlawan Nasional RI Dr RE Nainggolan MM menyampaikan, panitia telah melaksanakan Seminar Nasional Dalam Rangka Pengusulan Sabam Sirait Menjadi Pahlawan Nasional RI sudah empat kali. Dikatakannya, seminar pertama dilaksanakan di Kota Pematang Siantar yang merupakan tempat tumbuh besarnya Sabam Sirait.
Selanjutnya tempat kedua, jelas RE Nainggolan, Kota Tanjung Balai yang merupakan kota kelahiran Sabam Sirait. Sedangkan tempat yang ketiga, imbuhnya, digelar di Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan. Lalu sebagai puncak yakni seminar yang terakhir digelar di Universitas Nomensen yang dihadiri Kementerian Sosial RI, sejarawan dari Jakarta serta tokoh-tokoh yang ada di Sumut.












