Bobby Nasution menekankan, sebesar apa pun program yang dilaksanakan pemerintah, Forkopimda, dan pemangku kepentingan dalam penanganan banjir akan sia-sia kalau masyarakat tidak ikut menjaga dan melestarikan sungai
“Oleh karena itu kegiatan ini sangat kami apresiasi, karena tentunya dapat menyadarkan masyarakat, bahwa yang perlu menjaga sungai bukan hanya pemerintah, bukan Kodim 0201, tapi seluruh masyarakat yang ada di Medan harus bisa menjaga dan melestarikan sungai,” ungkapnya, seraya mengatakan kegiatan ini juga membantu Pemko Medan dalam menjalankan visi dan misi membebaskan Medan dari banjir.
Bobby Nasution mengatakan, mungkin ungkapan ‘Jangan Jadikan Sungai sebagai Tempat Sampah’ sudah sering terdengar dan klise. Namun, tekannya, ungkapan ini mempunyai makna luar biasa jika direnungkan secara mendalam.
“Kecamatan, kelurahan, harus bisa mengajak masyarakatnya, bisa menginformasikan ke masyarakatnya, bahwa pelestarian sungai ini untuk kepentingan masyarakat sendiri,” ungkapnya.
Usai memimpin apel, Wali Kota bersama Dandim 0201 Medan meninjau lokasi pertama pembersihan yakni aliran Sungai Sei Sikambing yang berada di Jalan Tengku Amir Hamzah Kelurahan Helvetia Timur. Saat itu, Wali Kota juga berdialog dengan peserta gotong royong. Selain itu, Bobby Nasution memberikan arahan kepada beberapa pimpinan perangkat perangkat daerah agar kegiatan ini berjalan dengan baik.












