Karena jarak yang jauh, pihak keluarga di Balige menghubungi sanak keluarga yang berada di Medan. Dan dari situ diketahui di tubuh korban ada memar biru dan kaki menekuk serta lebam.
Masih dalam keterangan persnya, Indra yang didampingi El Bangun membenarkan setelah mendapatkan kabar dari keluarga di Balige langsung melihat korban. Namun saat itu korban telah dibawa ke Rumah Sakit Madani.
Disaat itulah ia melihat bekas memar di leher dan kaki korban dengan posisi menekuk serta lebam, dimana pihak RS Madani pun meminta agar melaporkan hal ini kepada pihak Polsek Medan Kota, yang kemudian dibawa ke RS Bhayangkara.
Ditambahkan Indra, bahwa kami tidak melihat kondisi adiknya tersebut. Meski sesampai di Polsek Medan Kota dan bertemu Ari, ia tidak berbicara dengannya. Dan langsung langsung ke RS Bhayangkara.
Dikatakan Indra bahwa adiknya itu, kesehariannya berjualan pakaian online.
Bahkan Pier Tampubolon yang merupakan orang tua korban pun menyebutkan bahwa korban sempat meminta transferan uang untuk mengembangkan usaha jualan pakaian onlinenya.
Masih dalam penyampaian Pier dan Indra Tampubolon memohon kepada Bapak Kapolresta Medan dan Kapolda sumut untuk menangkap para pelakunya.












