“Lokasi Sakasanwira Mesra ini merupakan segitiga emas yang terletak diantara Masjid Raya, Taman Sri Deli dan Istana Maimun, meskipun Istana Maimun bukan terletak di Kecamatan Medan Kota. Ini yang menjadi dasar terwujudnya program Sakasanwira Mesra,” Jelas Lurah.
Menurut Lurah, karena berada di lokasi heritage program Sakasanwira Mesra ini diwujudkan sekaligus dengan pembenahan kawasan heritage seperti yang telah ditetapkan Bobby Nasution dalam program prioritas.
“Program Sakasanwira Mesra ini selain pemberdayaan UMKM juga untuk pembenahan kawasan heritage. Program ini melibatkan 28 pelaku UMKM,” Sebutnya.
Sementara itu Ketua BKM Masjid Raya Al Mashun Ulumuddin Siraj menyambut baik dan mendukung adanya Sakasanwira Mesra ini. Diharapkan para pedagang dapat memahami bahwasanya berjualan di lingkungan masjid sehingga jika adzan berkumandang dapat menghentikan aktifitas jual beli.
“Saya mendukung program Sakasanwira Mesra ini. Kami berharap pedagang dapat mengikuti aturan yang diminta oleh BKM yakni berhenti sebentar jika adzan berkumandang dan menjaga kebersihan. Kami juga berharap dapat ikut terlibat didalam program tersebut dengan berjualan cendramata,” Sebutnya.












