“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya. Karena itu, saya selalu tekankan kepada mahasiswa perantauan, hati-hati dalam memilih pergaulan,” pesannya.
Sebagai pimpinan fakultas, Zainuddin mengaku kerap menghadapi persoalan mahasiswa yang harus mengundurkan diri atau berhenti kuliah karena berbagai faktor. Karena itu, mahasiswa baru diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh.
Ia juga meminta mahasiswa meluruskan tujuan sejak awal agar kegiatan perkuliahan tidak hanya dimaknai sebagai kesempatan tinggal jauh dari keluarga atau terbebas dari pengawasan orang tua.
“Luruskan niat kalian kuliah di Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Allah akan mewujudkan cita-cita kalian sesuai dengan doa dan usaha kalian. Semuanya bergantung kepada kalian,” katanya.
Diminta Menetapkan Target Lulus
Selain menjaga niat dan pergaulan, Zainuddin mendorong mahasiswa baru membuat target waktu penyelesaian studi.
Ia menyarankan target tersebut ditetapkan sejak awal sehingga perjalanan pendidikan dapat dijalani dengan arah yang jelas.












