“Kegiatan perkemahan ini kan jarang-jarang, jadi ini kesempatan langka bagi saya sendiri, saya jadinya bangga dengan itu, bisa jadi ini kesempatan seumur hidup, ” kata Nabil.
Mufid dari Kwartir Mandailing Natal juga merasa senang. Ia mengaku belum pernah sekalipun bertemu Gubernur. “Senang kalilah, apalagi saya belum pernah bertemu Gubernur, saya makin semangat menjalani kegiatan Pramuka ini, ” ucap Mufid.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang meninjau satu per satu kawasan perkemahan dan jambore sempat berdialog dengan para peserta. Ia pun menyampaikan sangat senang dan bersemangat berkemah dengan adik adik Pramuka.
“Saya bisa saja tidur di hotel mewah, tapi saya lebih memilih tidur berkemah dengan kalian, karena saya senang dengan kegiatan ini, ” kata Edy.
Ia menekankan bahwa Jambore bertujuan mendidik.
“Adik adik sekalian, kalau hanya pindah tempat tidur dari rumah pindah kemari adik adik tak usah kemari, Jambore itu tujuannya mendidik kita, sungguh sungguhlah mengikuti ini, banyak kegiatan bermanfaat yang bisa diikuti di sini, “kata Edy.
Selain itu, kemandirian juga merupakan nilai yang dapat diambil dari Jambore maupun perkemahan. Edy menyebutkan contoh kegiatan yang dapat menumbuhkan kemandirian yakni memasak.












