MEMPROSES ADSENSE...

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Politik

Ahmad Hadian: BLT Ibarat Pemadam Kebakaran, Kurang Tepat Pulihkan Perekonomi

×

Ahmad Hadian: BLT Ibarat Pemadam Kebakaran, Kurang Tepat Pulihkan Perekonomi

Sebarkan artikel ini
Ahmad Hadian (kanan) saat berdialog interaktif acara Sumut menyapa. (Foto/Ist).
Ahmad Hadian (kanan) saat berdialog interaktif acara Sumut menyapa. (Foto/Ist).

Dukung Kedan News

Dukung Kedan News

Klik gambar untuk mengetahui cara mendukung Kedan News.

Medan, kedannews.com – Sekretaris Komisi B DPRD Sumut Ahmad Hadian menilai, program BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang disalurkan pemerintah untuk memulihkan perekonomian dan pengentasan kemiskinan kurang tepat, karena program itu hanya solusi teknis dan ibarat ‘pemadam kebakaran’.

Penilaian ini diungkapkan Ahmad Hadian dalam dialog interaktif acara Sumut menyapa, Senin (18/4/2022) bersama nara sumber lainnya seperti Manna Wasalwa (Kadis Sosial Provsu) dan Muhammad Ichsan (Kabis Penanggulangan Kemiskinan Dinsos Provsu).

MEMPROSES ADSENSE...

” BLT ini tidak ubahnya seperti pemadam kebakaran. Kalau airnya tak cukup tidak bisa menjangkau sumber apinya. Harusnya pemerintah punya solusi strategis bukan teknis. Mungkin untuk solusi jangka pendek bisa, tapi menjadi pertanyaan sampai kapan program BLT ini akan berjalan,” tanyanya.

Pokok permasalahannya yang harus dientaskan, lanjut Hadian, harga kebutuhan bergerak naik, seperti harga migor mahal, harga gas mahal, harga pupuk mahal. Harusnya pemerintah mencari tahu penyebabnya. “Kalau sudah tahu diberesin. Saya yakin kalau harga-harga kembali normal tidak perlu BLT-BLTan. Daya beli masyarakat dengan sendirinya akan membaik, karena mereka bisa kembali berusaha mikro. Kalau saat ini kan dengan segala nya serba mahal, mau usaha apa mereka,” katanya.

Cegah Stunting Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan
Cek Kesehatan Gratis Pemko Medan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *