Ia memperkirakan kenaikan tersebut masih berada dalam kisaran 5 hingga 10 persen, mengacu pada indikator harga minyak internasional seperti Mean of Platts Singapore (MOPS) dan Argus.
โKetika harga minyak dunia naik, maka harga di tingkat konsumen juga akan ikut terdampak,โ jelasnya.
Saat ini, harga BBM non-subsidi masih mengacu pada penetapan per 1 Maret 2026 oleh PT Pertamina Patra Niaga. Untuk jenis bensin, Pertamax dibanderol Rp12.300 per liter, Pertamax Green (RON 95) Rp12.900, dan Pertamax Turbo Rp13.100 per liter.
Sementara untuk solar non-subsidi, Dexlite dijual Rp14.200 per liter dan Pertamina Dex Rp14.500 per liter.
Adapun BBM bersubsidi masih berada pada harga yang relatif stabil, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan solar Rp6.800 per liter.
Pemerintah memastikan kebijakan energi tetap diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara kemampuan masyarakat dan tekanan harga global.












