Medan, kedannews.com – Penanganan banjir merupakan salah satu program prioritas Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Dalam merealisasikan program ini, Bobby Nasution mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Kolaborasi ini pun melahirkan beberapa program Kementerian PUPR untuk mengatasi persoalan banjir di Medan. Salah satu di antaranya adalah perbaikan pintu kanal Medan Johor dan pembuatan tanggul di pinggir Sungai Deli.
Beberapa tahun terakhir ini, pintu kanal tersebut dalam kondisi rusak. Kerusakan ini mengakibatkan volume air yang masuk ke Sungai Deli tidak terbendung dan tidak bisa dibatasi, sementara air yang masuk ke kanal sangat minim. Hal inilah yang mengakibatkan banjir. Atas pengajuan dari Bobby Nasution, Kementerian PUPR melalui BWSS II sepakat untuk melakukan perbaikan pintu kanal Sungai Deli tersebut. BWSS II berjanji pekerjaan dimulai paling lambat April 2022 ini.
โTahun lalu sudah dianggarkan, tetapi karena proses pengadaannya makan waktu, dijanjikan Kementerian PUPR melalui BWSS II, pada bulan April atau semester pertama di tahun ini, pintunya bisa datang dan dibangun,โ ucap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Benny Iskandar, kemari, di kantor wali kota.












