Saat ini, ungkapnya, ada yang coba-coba membuat kesan seolah-olah nasionalisme ini jauh dari agama dan rasa nasionalisme seakan bertolak belakang dengan ketaatan kepada Tuhan. “Ini yang pertama sekali menjadi ancaman bagi kita semua. Justru semakin kita taat kepada Tuhan, tentunya rasa nasionalisme kita semakin baik lagi,” ungkapnya.
Oleh karenanya dalam seminar yang turut dihadiri Ketua Koordinator Pusat BEM Nusantara Dimas Prayoga, Koordinator Daerah BEM Nusantara Sumut Yusuf Elfa Sagala, Ketua DPD KNPI Sumut Samsir Pohan, Kadis Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar serta perwakilan mahasiswa, Bobby Nasution selanjutnya berharap dalam seminar ini perlu disampaikan bagaimana kepemimpinan itu harus memiliki rasa nasionalisme yang tinggi serta pengetahuan dan leadership yang dibentuk untuk melayani bukan dilayani. Untuk itu setiap pemimpin di organisasi apapun, ungkapnya, harus siap untuk melayani.
Selanjutnya, Bobby Nasution mengajak untuk menjadikan peristiwa yang terjadi saat ini menjadi pembelajaran, termasuk bencana yang terjadi sekaligus mengambil dari sisi positifnya. Seperti kasus Covid-19 yang telah berlangsung selama dua tahun ini, jelasnya, banyak yang bisa dijadikan pembelajaran.












