“Wirausaha kita belum mencapai 5%, salah satunya disebabkan minimnya fasilitas infrastruktur. Contohnya, fasilitas infrastruktur untuk menjadi seorang pegawai pemerintahan seperti mendapatkan nilai bagus di bangku perkuliahan dapat dijadikan sebagai patokan. Selain itu untuk menjadi seorang politikus, tentunya fasilitas infrastruktur dapat melalui kelas dan organisasi tertentu. Kalau ingin menjadi seorang entrepreneur tentunya harus memiliki infrastruktur di bidang bisnis,” kata Bobby.
Oleh karenanya, kata Bobby, dapat dijadikan mahasiswa di USU sebagai infrastruktur atau jembatan dalam mengembangkan dirinya.
“Jadi The Gade Creative Lounge ini tidak hanya dapat digunakan mahasiswa USU saja, tapi juga masyarakat luar untuk datang belajar dan menimba ilmu sekaligus mengasah kreatifitas. Saya berharap The Gade Creative Lounge ini bisa membawa dunia usaha di wilayah Kota Medan semakin baik dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sehingga membuat masyarakat Kota Medan sejahtera,” harapnya.
Penulis: Zultaufik
Editor: Mery Ismail


















