Kepada warga, Bang Wiwiek, sapaan akrab Bupati, mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kewaspadaan di tengah cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini.
“Perkiraan dari BMKG, curah hujan masih tetap tinggi. Dikhawatirkan terjadi air kiriman dari hulu sungai Sibarau yang membahayakan masyarakat yang berada di sekitaran bantaran sungai. Karena itu kami minta masyarakat agar kita sama-sama saling menjaga. Pemkab Sergai akan bekerja semaksimal mungkin untuk menanggulangi hal ini,” tandasnya.
Sebelumnya Kepala Dinas PUPR melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Reza Firmansyah, ST, menyatakan kalau kerusakan terjadi pada tanggul sungai yang mengaliri beberapa titik yaitu di Desa Simalas Kecamatan Tebing Tinggi 1 titik, 2 titik di Desa Meriah Padang, Kecamatan Tebing Tinggi, dan di Desa Penggalian Kecamatan Tebing Syahbandar.
Ia mengatakan, saat ini sudah dianggarkan dari BNPB melalui BPBD Sergai untuk menanggulangi kerusakan tanggul. Diharapkan, katanya, perbaikan sudah dapat dilakukan tahun depan.
“Untuk tanggul di Desa Meriah Padang akan dilakukan perbaikan sementara. Tahun depan rencananya anggaran 21 Miliar dari BWS akan direalisasikan untuk perbaikan tanggul dan bronjong sepanjang kurang lebih 400 meter,” tandasnya.












