“Dampak banjir ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Sebenarnya pemerintah pusat sudah berencana melakukan normalisasi sungai sebagai solusi banjir, akan tetapi hal tersebut baru dilaksanakan tahun depan. Dikarenakan saat ini kita menghadapi situasi kedaruratan, maka dari itu perlu dilakukan tindakan segera,” ucapnya lagi.
Dirinya meminta kepada para pengusaha dan pihak perusahaan agar ikut turut serta berkontribusi untuk masyarakat Sergai, salah satunya lewat mekanisme Corporate Social Responsibility (CSR) yang sudah dimiliki oleh rata-rata perusahaan.
“Di momen-momen seperti inilah sinergi kita diuji. Maka dari itu mari kita bersama-sama manfaatkan untuk bergandeng tangan membangun Tanah Bertuah Negeri Beradat. Untuk teknis bantuan yang diberikan, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak perusahaan. Terpenting bantuan tersebut bisa dirasakan dampaknya dalam usaha penanggulangan becanan banjir ini,” kata Bang Wiwiek.
Dalam kesempatan ini dirinya menyebut bantuan logistik seperti sembako memang penting, tapi akan jauh lebih bermanfaat jika bisa dicarikan solusi untuk akar permasalahan banjir ini.






