Selain itu, Darma Wijaya mengatakan kalau 127 bilal mayit dan guru mengaji di Dolok Masihul dan Kotarih juga sudah mendapat perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan. Iurannya pun berasal dari dana kelolaan yang dipercayakan kepada BAZNAS Sergai.
“Dengan BPJS Ketenagakerjaan, saudara-saudara kita ini akan mendapat manfaat dan perlindungan lewat program Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja,” sebutnya lagi.
Di kesempatan ini Bupati Sergai juga menginformasikan jika pihaknya sudah meluncurkan berbagai program gebrakan. Misalnya dalam urusan kependudukan dan catatan sipil (dukcapil), ia menyebut masyarakat kini semakin dipermudah dengan layanan desentralisasi yang ada di kecamatan, sehingga tak mesti repot-repot datang ke Kantor Dinas Dukcapil di Sei Rampah.
Ia juga menyebut, ada juga program beasiswa bagi pelajar berprestasi dengan cakupan bebas biaya kuliah selama 4 tahun, ditambah dengan akomodasi. Untuk saat ini, Bupati meyebut kuotanya terbatas untuk 200 orang saja dan diharapkan tahun depan dapat makin bertambah.
“Selain itu, kami juga membuat kebijakan bagi anak SD yang beragama Islam, yang mau masuk SMP, wajib bisa baca Quran. Maka dari itu, program santunan buat guru mengaji ini salah satunya juga bertujuan untuk semakin memperkuat pondasi kereligiusan generasi muda sejak dini,” ucapnya.












