Eddy menjelaskan, proyek ini diproyeksikan akan membantu petani kita dalam meningkatkan produktivitas dan profitabilitas pada beberapa komoditi unggulan Dairi seperti bawang merah, cabai, sayuran daun, seperti kol dan wortel.
“Ada 4 komoditas yang menjadi concern program HDDAP untuk Kabupaten Dairi yaitu bawang merah, cabai, sayuran daun dan wortel. Setelah dilakukan Survey Investigasi Desain (SID) yang berbarengan dengan Feasibility Study atau Studi Kelayakan kita sudah dapatkan alokasi untuk Kabupaten Dairi seluas 606 ha dari semula 609 ha yang dikarenakan ada lokasi yang elevasi lahannya lebih dari 15 derajat,” ujarnya.
Perlu diketahui, proyek ini akan mendukung Kementerian Pertanian dalam merealisasikan strategi hortikultura dalam pedoman pengembangan dan Modernisasi di bidang pertanian.
Hadir dalam pertemuan ini Ernawati Ketua kelompok substansi sayuran daun dan tanaman obat dari Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Selaku PJ Program HDDAP untuk Kabupaten Dairi.
Turut mendampingi bupati, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Robot Simanullang, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dewi Panggabean dan Kabid Penyuluhan dan Pelatihan Fungsional Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Sukaedah Angkat.












