Medan, kedannews.com – Puluhan penyandang Disabilitas Tuna Netra, menggelar tadarus di malam Ramadhan, menggunakan Al-Quran Braille, Sabtu (16/03/2024).
Meski dengan keterbatasan indera penglihatan, para penyandang disabilitas di Yayasan Persatuan Tuna Netra di Jalan Sampul Kota Medan, Sumatera Utara, setiap malam Ramadhan menggelar Tadarus Al-quran.
Setiap lantunan ayat-ayat suci al-quran turut disimak oleh jemaah lainnya, yang masing-masing menggunakan al-quran braille, agar panjang pendek nya pembacaan ayat suci al-quran benar dibacakan.
Tadarus al-quran ini dibacakan oleh tiap-tiap jemaah, dengan target pada akhir ramadhan bisa khatam, atau selesai dibacakan.
Ibadah tadarus atau pembacaan ayat suci al-quran ini rutin mereka lakukan meski di luar bulan ramadhan, untuk terus meningkatkan keimanan mereka kepada Allah SWT, serta terus dapat mengingat dan memperlancar bacaan ayat suci al-quran.
Menurut Ketua Yayasan Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni), Irfan mengatakan, tidak dapat melihat bukan berarti tidak bisa membaca al-quran, keterbatasan ini tidak menjadi masalah, karena ada al-quran braille, atau berhuruf timbul.












