Sementara itu, Indri Meiyanti, Kabid PTRPLH mengatakan dari bidang tata ruang yang menjadi panduan RTRW sudah perubahan, diharapkan beberapa izin yang tidak bisa dikeluarkan dengan adanya perubahan Tata Ruang maka izin-izin yang terkendala sudah bisa dilanjutkan.
Sukamto dari Fraksi PAN Kota Medan dan Antonius Devolis Tumanggor pertanyakan perusahaan terutang seperti Center Point. Seharusnya agar target tercapai fasilitas infrastruktur terlebih dahulu dibenahi. Target PAD 2022. “Apakah ketika center Point sudah selesai ditargetkan berapa lagi. Benar kata Walikota Medan harus ada target PAD. Melihat besarnya kota Medan seharusnya PAD nya juga besar,” kata Sukamto.
Menjawabnya, Renward mengatakan salah satu target mereka adalah Mall Center Point.
“Saya ingin kemudahan pelayanan dapat terjalin. “Pak Wali Kota Medan pesankan kepada saya, agar pelayanan di dinas DPMPTSP agar dapat lebih ditingkatkan,”ujarnya.
Agar pelayanan dapat tetap ditingkatkan, DPM PTSP kota Medan membuat program Kamis Ceria dan Jumat Solusi.
“Untuk sementara kami akan beli 7 unit komputer yang kami butuhkan untuk peningkatan pelayanan di kantor kami,” terangnya.












