Selain memberikan bantuan berupa biaya perobatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Medan juga memberikan bantuan untuk kebutuhan pendaftaran sekolah yang sebelumnya sempat dirampas oleh para pelaku begal.
“Kita berharap bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami korban dan keluarganya, sehingga anak korban begal tersebut dapat menjalani pendidikannya dengan baik. Selanjutnya siswa yang orang tuanya menjadi korban begal akan kita berikan beasiswa dan bantuan seragam sekolah lengkap serta perlengkapan sekolah lainnya.”pungkas Laksamana Putra Siregar.












