Ia kemudian merinci jika Dinas Dukcapil Sergai masuk dalam 15 kategori peserta UPP bersama peserta lain seperti; Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kantor Kementerian Kota Administrasi Jakarta Timur-Kementerian Agraria dan Tata Ruang BPN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Rumah Tahanan Negara Kelas II A Manado, Institut Teknologi Sepuluh Nopember-Kemendikbud Riset, dan Teknologi.
Selanjutnya, Direktorat Registrasi Pangan Olahan-BPOM, Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang, DPMPTSP Provinsi Riau, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Provinsi Bali, DPMPTSP Kabupaten Siak, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Inspektorat Daerah Kabupaten Malang, RSUD Bendan Kota Pekalongan dan Puskesmas Jati Kota Malang, beber Akmal sembari menambahkan jika kompetisi ini juga didukung oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA) dan United Nations Development Programme (UNDP).
Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Prof. Dr. Diah Natalisa, MBA dalam laporannya mengungkapkan pemerintah menyadari laporan atau pengaduan pelayanan publik merupakan amunisi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.












