Kenapa tidak mungkin, wartawan dan pelaku usaha kontruksi kalau jiwa ‘menyatu’ maka pembangunan sarana dan prasarana itu berjalan dengan mengutamakan kwalitas.
Artinya dalam hal ini pembangunan harus menyangkut kearifan lokal, dimana pembangunan itu berjalan sukses tanpa adanya keluhan dari warga karena mereka tahu apa yang dilakukan untuk kepentingan warga.
Nah inilah guna bincang-bincang atau diskusi, kata Erickson yang telah berkecimpung dalam jasa konstruksi kepada wartawan yang diawaki Lilik Riadi bersama Aris Harianto Sinurat, Suheri, dan Arief.
Erickson sembari menuturkan “ngak zaman sembunyi” semua terbuka disini bersama Gapeksindo yang telah lama menjadi Mitra pemerintah tentunya mendukung program pembangunan.
Sebagai putra daerah, dan Mitra pemerintah, Erickson meminta agar dilibatkan para kontraktor lokal, dan kita siap memfasilitasinya.
Pertimbangan lainnya kalau para rekanan lokal itu pajak dan pendapat kembali ke daerah tersebut termasuk membuka peluang kerja.
Dicontohkannya, apa mereka berani bermain-main di daerah sendiri pastilah yang terbaik.
Selain inilah posisi peran media terlebih dengan adanya diskusi ini lebih memberikan pemahaman tentang dunia kontruksi sehingga paham proses pelaksanaanya dilapangan.












