Diakuinya, bahwa kondisi pembangunan di Sumut pada 2020 dan 2021 harus terhambat karena masalah pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Sehingga sendi ekonomi sampai pembangunan infrastruktur yang mendukungnya juga jauh berkurang selama kurun dua tahun terakhir. Begitu juga tingkat kesehatan serta pendidikan yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat.
“Saya mau kita semua bisa sama (sepemahaman). Kondisi kita dalam dua tahun terakhir mengalami penurunan, karena hampir seluruh anggaran untuk pembangunan infrastruktur dan lainnya dialokasikan untuk kebutuhan penanganan Covid-19. Jadi sekarang kita mau mengejar ketertinggalan selama ini,” ujar Gubernur, dalam pertemuan tersebut, didampingi Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut Kaiman Turnip, Kepala Inspektorat Lasro Marbun, Kepala Dinas Tenaga Kerja Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Kesehatan Ismail Lubis dan seluruh pimpnan OPD lainnya.
Begitu juga soal rencana besar pembangunan Sport Centre yang disiapkan untuk sarana olahraga terbesar, sekaligus menuju perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, dimana Sumut dipilih sebagai tuan rumah bersama Provinsi Aceh. Untuk itu, perlu persiapan yang matang, menyusun perencanaan yang baik, sehingga pada saatnya, provinsi ini siap menjadi penyelenggara event besar.












