Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan faktor keselamatan personel di lapangan. Kondisi medan yang curam dan labil menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam melakukan pencarian dan pembersihan material longsor.
Hingga saat ini, personel Brimob masih disiagakan di lokasi guna melakukan pengamanan serta membantu proses pembersihan material untuk membuka kembali akses di kawasan terdampak.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., menegaskan komitmen jajarannya dalam menjalankan misi kemanusiaan di lokasi bencana.
“Kami berkomitmen untuk melakukan evakuasi dan penanganan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan proses evakuasi dan pemulihan berjalan efektif.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan potensi bencana alam, khususnya di wilayah rawan longsor seperti kawasan Sibolangit. Diperlukan kewaspadaan serta kesiapsiagaan bersama guna meminimalisir dampak yang ditimbulkan.












