“Saya ingin masyarakat kita terlayani dengan baik. Bukan hanya sembuh sakitnya, tetapi dia juga mendapat edukasi mengenai kesehatan,” kata Edy.
Melalui pengelolaan yang kuat dan juga hubungan yang baik dengan seluruh Rumah Sakit (RS) di Sumut, Edy percaya hal tersebut bisa terwujud. Dia juga mengingatkan agar Persi dan Makersi secara ketat memonitor RS agar masyarakat Sumut semakin sadar akan kesehatan.
“Persi dan Makersi perlu ketat untuk memonitor standar RS agar RS kita semakin baik kedepannya sehingga masyarakat kita puas ketika berobat,” tambah Edy.
Ketua Umum Persi Bambang Wibowo mengatakan pandemi Covid-19 memberikan banyak pelajaran kepada rumah sakit. Menurutnya, Covid-19 mendorong rumah sakit untuk melakukan tata kelola lebih baik lagi baik secara administrasi dan juga pelayanan.
Tidak hanya itu, dengan besarnya pemerintah menggelontorkan dana untuk kesehatan juga membantu rumah sakit untuk tumbuh sehingga mampu memaksimalkan pelayanannya.
“Pandemi mendorong terjadi perubahan di sektor kesehatan, tata kelola baik administrasi maupun pelayanan. Memang ada yang tumbang, tetapi tidak sedikit yang bisa tumbuh dan membaik secara kualitas dan pelayanan,” kata Bambang.












