Operasi ‘Patuh Toba 2021’ ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat di bidang lalu lintas. “Saya minta tidak melaksanakan razia atau tindakan lain yang membuat masyarakat tidak simpatik kepada kita semua, ” kata Panca.

Panca juga menyampaikan beberapa poin penting kepada personel, di antaranya untuk memberikan edukasi prokes dan tertib lalu lintas. Melaksanakan kegiatan penyuluhan dan edukasi terkait Prokes dan ketentuan mobilitas masyarakat, khususnya mobilitas masyarakat dadi satu darah ke daerah lain.
Disampaikan juga, Operasi ‘Patuh Toba 2021’ berlangsung selama 14 hari, mulai 20 September hingga 3 Oktober 2021. Kata Panca, operasi ini melibatkan sekitar 1.195 personel Polda di Sumut bersama-sama dengan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan unsur kekuatan masyarakat lainnya.

Turut hadir Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Danlantamal I Belawan Laksamana Pertama TNI Achmad Wibisono, Kabinda Sumut Brigjen Asep Jauhari Puja Laksana dan Wakapolda Dadang Hartanto..** (H17/DISKOMINFO SUMUT) (arh)






