“Mereka sudah buka itu mayat mereka cuma mencari cari kesalahan, karna saya sendiri yang mengkafaninya, dan membersihkan dengan cairan khusus pasien Covid karna memang setiap mayat Covid baik Muslim mau Non Muslim wajib dibersihkan dengan Cairan tersebut” Sudah ada petugasnya” Sebut Lasma dengan nada tinggi, sambil menunjuk poto laki laki dan perempuan serta jenazah yang tidak jelas siapa. Saat diminta untuk diambil gambarnya mereka tidak mengizinkan,
Selanjutnya awak media menanyakan apakah Pengantar jenazah sendiri sudah sesuai Standart penanganan jenazah Covid dengan tidak menggunakan Asmad atau APD Lasma menjawab itu sudah di gariskan oleh WHO, sebab kita harus menguasai kalau Virus itu tidak masuk dari kulit tapi dari tiga lobang yaitu mulut, hidung, dan mata, karna menurut-Nya Virus itu tidak tertular hanya dari sentuhan, cukup hanya mengenakan masker rajin cuci tangan. Kata Lasma.
Ditempat yang sama diruang kerjanya kepala Rumah Sakit Bhayangkara drgJauhari Ginting mengatakan terkait pengafanan kita sudah di laksanakan sesuai prosedur Covid , namun prihaal hanya selembar kain yang cuma dikenakan jenazah, beliau tidak tau karna pada waktu itu beliau tidak melihatnya. jawab jauhari saat dicecar seputar kain Kafan.












