Medan, kedannews.com – Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto menyatakan, meski mengalami kesulitan memilih anggota KPID (Komisi Penyiaran Indonesia Daerah) Sumut periode 2021-2024, tapi Komisi A DPRD Sumut tetap memilih 7 Komisioner yang memiliki varian lebih heterogen.
“Sempat sulit memang, karena selain kuota yang diberikan hanya 7 orang dipilih dari 21 calon KIP, juga semua calon berkompeten, tapi kita tetap memilih calon yang memiliki varian lebih heterogen,”ujar Hendro Susanto kepada wartawan, Sabtu (22/1/2022) di Medan, terkait 7 Komisioner KIP Sumut diumumkan usai rapat hasil fit and propertest, Jumat tengah malam (21/1/2022) di Gedung DPRD Sumut.
“Ketujuh nama tersebut memiliki varian yang lebih heterogen, yakni ada yang muda, senior, praktisi, penyiar, perempuan, laki-laki dan unsur agama, semuanya sudah berkompeten,” kata Hendro.
Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut ini merespon telah terpilihnya nama-nama komisioner KPID periode 2021-2024 yang disepakati setelah melalui tahapan, yakni fit and proper test selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat.
“Hadir dalam acara pemilihan Wakil Ketua Ricky Anthony, Sekretaris Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, para anggota Rudi Alfahri Rangkuti, M Subandi, H Santoso, Erni Aryanti Sitorus, Meryl Saragih, Tuani Lumban Tobing, Mahyarudin Salim, Abdul Rahim Siregar, Rusdi Lubis, Rudy Hermanto, Megawati Zebua, dan Timbul Sinaga. Komisi A solid dengan semangat kebersamaan memilih nama-nama komisioner dengan cara mufakat,”ujarnya.












