Politisi PKS ini juga mengatakan, pemerintah provinsi dan Kota Medan menyediakan tempat-tempat atau lahan, dimana masyarakat khususnya ormas dan OKP bisa turut berkarya dalam menata kotanya sendiri. Diantaranya kita memiliki lahan yang statusnya masih kosong, sehingga masyarakat akan memiliki kegiatan atau pekerjaannya sendiri, dapat mengurangi tindakan yang tidak baik dari masyarakat.
Wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai ini mengaku kagum terhadap sosok Gubsu Edy dan Walikota Bobby merespon keluhan dan aspirasi masyarakat, seperti aksi premanisme dan penyalahgunaan narkoba. “Khususnya Gubsu Edy Rahmayadi merespon dan bertindak dan menutup sejumlah lokasi hiburan dinilai sebagai ajang penyalahgunaan narkoba.
Hendro berharap kolaborasi Gubsu dan Walikota membangun daerah terus dilakukan, terlebih membangun Kota Medan sebagai ibukota yang humanis, agar tercapainya percepatan pembangunan.
Penulis: Mery Ismail, S.Sos
Editor : Mery Ismail, S.Sos
Simak Vidio: Judi Membawa Petaka, Ayah Kandung Tidur Di Balik Jeruji, Mertua Diliang Kubur












