Medan, kedannews.com – Tekad Gubsu Edy Rahmayadi dan Walikota Medan Bobby Nasution akan membersihkan image ‘Medan kota preman’ harus didukung sepenuhnya, karena hal itu bagian dari upaya mewujudkan masyatakat madani dan bermartabat.
Pernyataan dan semangat pemimpin Sumut dan Kota Medan itu, patut kita apresiasi dan yakin pak Edy dan Bobby akan mampu menyelesaikan persoalan premanisme di Sumut khususnya Kota Medan sebagai ibukota provinsi,” ujar Ketua Komisi A DPRD Sumut Hendro Susanto kepada wartawan, Rabu (2/2/2022) di ruang kerjanya Fraksi PKS DPRD Sumut Jalan Imam Bonjol Medan.
Sebelumnya Gubsu dan Walikota Medan berjanji menyelesaikan masalah premanisme di Kota Medan, khususnya di pasar, bahkan Edy Rahmayadi ingin membersihkan image Medan sebagai ‘Kota Preman’. “Kami bertekad untuk itu (membasmi preman). Sudah waktunya tak boleh ada premanisme,” kata Edy Rahmayadi, Senin (31/1/2022) di halaman Balai Kota Medan ketika menerima kedatangan kelompok pengunjukrasa.
Mewujudkan tekad membersihkan image Medan ‘kota preman’, Hendro menyarankan agar melibatkan DPRD selaku wakil rakyat. Gubsu dan Walikota Bobby juga bisa melibatkan dan memberdayakan seluruh lapisan masyarakat khususnya organisasi kepemudaan atau OKP, agar bisa ikut menjaga dan memberikan kontribusi yang positif untuk pembangunan daerahnya sendiri, khususnya Kota Medan menjadi kota yang kreatif dan humanis.












