Menurut Ikhyar pemko Medan harus segera merumuskan program untuk remaja geng motor tersebut dengan menggandeng beberapa pihak yang terkait
” Pemko Medan harus mulai mengidentifikasi jumlah geng motor, kemudian mengidentifikasi problem utama remaja yang terlibat dalam geng motor, lalu merumuskan program yang tepat untuk mereka, sehingga bakat dan talenta remaja tersebut tersalurkan secara positif dan menjadi produktif, tentunya dengan menggandeng pihak terkait seperti tokoh masyarakat, akademisi, aparat hukum dan dunia usaha,” jelas Ikhyar yang pernah menjabat Teacher Training Officer USAID Prioritas
Ikhyar menambahkan, untuk mengatasi geng motor ini jangan hanya mengandalkan pihak kepolisian dengan pendekatan hukum tetapi harus menggunakan pendekatan holistik yang melibatkan semua pihak
” Jadi jangan hanya menggunakan pendekatan hukum semata, salah lalu tangkap. Itu tidak akan menyelesaikan masalah. Mereka ini kan masih remaja yang dalam proses pencarian jati diri. Harus di fasilitasi bakat dan talenta mereka sekaligus apa problem yang sedang mereka rasakan saat ini. Jadi selain program yang sipatnya pembinaan tetapi juga di sentuh hati mereka. Jadi jangan hanya dan pengusaha dan kontraktor saja yang sentuh hatinya, anak anak kita itu juga harus di perlakukan dengan rasa hormat,” sindir ikhyar












