
“Watak dan karakter pers independen, terbuka bermitra dengan pihak manapun, atas dasar kemitraan yang konstruktif, ” tukas Kasihhati.
Selain itu, juga menjadi jadi diri dan karakter kelembagaan FPII yang prinsipnya tidak akan mentolerir kriminalisasi, teror dan intimidasi terhadap pers.
Kasihhati juga mengajak semua pihak. termasuk jajaran FPII untuk saling memahami dan menghormati profesi masing-masing.
“Wartawan itu adalah profesi, jadi kalo ada oknum wartawan yang bermasalah, yaa itu oknumnya..jangan wartawannya yang dipermasalahkan, ” jelas Kasihhati.

Dalam agenda silahturahmi yang berlangsung santai dan penuh kekeluargaan itu, selain Ketua Presidium FPII dan Bupati Tolitoli, juga turut hadir Sekda Tolitoli Moh. Asrul Bantilan, Unsur Muspida, Jajaran Pengurus FPII Setwil Sulteng dan Korwil Tolitoli, juga saat yang sama ikut hadir Bupati Sigi Moh. Irwan Lapatta bersama rombongan.
Penulis : Eric VR












