“Saat ini kami fokus di campak dan rubella untuk pencapaian 95 persen. Kalau la bisa kerja sama dari semua lintas sektor membantu Dinkes Langkat agar target dua minggu pertengahan September 2022, sudah mencapai Langkat lebih baik lagi,” tandasnya.
Selanjutnya Plt Bupati Langkat mengucapkan terimakasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang sudah memberikan atensinya kepada Kabupaten Langkat terkait imunisasi campak dan rubella.
Ia pun mengaku perlu menelaah kenapa capaiannya kecil dan mengetahui apa saja langkah yang sudah dilakukan Dinkes Langkat.
“Artinya capaian tidak maksimal mungkin ada beberapa kabupaten yang baik, kita perlu adopsi kabupaten kota lain agar Langkat tercapai imunisasinya,” sebutnya.
Namun menurut Afandin, mungkin yang lalu tidak tercapainya kegiatan karena terkendala dengan target vaksinasi covid 19 dan menjadi persaingan.
“Saya akan melakukan serta berbuat maksimal, namun kembali lagi dengan kesadaran masyarakat, dikarenakan masih banyaknya persoalan terkait kehalalannya dan ini harus dicari solusinya agar para orang tua menyetujui. Berikan sosialisasi, tim kita siap dan kita harap apa yang kita terapkan agar tercapai,” tandasnya.






