Sementara itu, Ketua terpilih Irfandi menegaskan bahwa dirinya siap membawa Forwaka Sumut menjadi organisasi yang aktif, kritis, dan tetap berpegang pada etika jurnalistik. Ia juga menyoroti pentingnya peran Forwaka sebagai mitra yang konstruktif bagi lembaga kejaksaan.
“Forwaka akan kami hidupkan sebagai forum yang aktif, kritis, namun tetap menjaga etika jurnalistik dan menjadi mitra penyeimbang kejaksaan. Kami tidak ingin Forwaka hanya jadi nama tanpa peran,” tegas Irfandi.
Sebagai langkah awal, Irfandi mengungkapkan bahwa pihaknya akan segera melakukan penotariatan nama Forwaka Sumut agar memiliki dasar hukum yang kuat dalam menjalankan setiap kegiatan.
“Ini penting untuk keberlangsungan Forwaka Sumut ke depannya,” pungkasnya.
Suasana musyawarah berlangsung hangat, menunjukkan soliditas dan komitmen para anggota dalam membesarkan organisasi ke depan.












