Medan, kedannews.com – Koordinator Forum Aktivis 98 Muhammad Ikhyar Velayati Harahap mengatakan, elektabilitas dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Presiden Jokowi dan Gubernur Edy Rahmayadi akan turun drastis jika masalah konflik lahan di Sumatera Utara (Sumut) tidak selesai.
Sebab, berbagai kasus sengketa lahan di Sumut, khususnya kasus sengketa lahan antara warga Desa Sei Mencirim dan Simalingkar A dengan PTPN II yang sudah menjadi isu nasional, hingga kini masih terkatung-katung.
“Jika konflik lahan antara petani Sei Mencirim dan Simalingkar A dengan PTPN II tetap tidak ada kejelasan dan tanah yang dijanjikan untuk petani belum juga meredistribusikan sesuai dengan kesepakatan dan janji pemerintah, bisa dipastikan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Presiden Jokowi dan Gubernur Edy akan turun drastis”, kata Ikhyar di Medan, Minggu (17/07/2022).
Ikhyar menyebutkan, petani Sei Mencirim dan Simalingkar A merasa di PHP dan di bola bola oleh pemerintah pusat dan Pemprov Sumut.
Pasalnya, Presiden Jokowi menyatakan sudah memerintahkan kementerian terkait dan Gubeŕnur Sumut untuk segera menyelesaikan kasus tersebut. Demikian juga dengan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) menyatakan sudah mengeluarkan SK verifikasi faktual untuk redistribusi tanah dan menuding bolanya sekarang ada di Gubernur Sumut.












