Sementara lembaga dan Analisa Kebijakan publik (Lanskap) posisi pasangan Prabowo-Gibran di posisi teratas juga dengan angka di atas 40 persen.
“Hasil survei ini sekaligus membuktikan masyarakat khususnya generasi milenial dan Gen Z tidak terpengaruh dengan model kampanye yang bersifat menyerang, merasa menjadi korban, playing victim atau terlalu banyak drama,” kata Ikhyar.
Selain itu, ikhyar juga menilai elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran meningkat secara drastis disebabkan dukungan milenial yang merasa terwakili oleh sosok Gibran.
“Sumbangan suara dari generasi milenial dan Gen Z cukup besar juga menaikkan elektabilitas pasangan Prabowo-Gibran, karena sosok Gibran dianggap mewakili mereka,” ungkap Ikhyar.












