“Sebagai Kapolda Sumatera Utara yang baru, kami ingin merangkul seluruh elemen Forkopimda dan masyarakat Sumatera Utara. Kami juga ingin menyampaikan program-program Bapak Kapolri dan program prioritas Polda Sumut agar pesan-pesan kamtibmas dapat tersampaikan dengan baik. Kita kolaborasi menjaga kerukunan antarumat beragama, kerukunan antarmasyarakat, serta persatuan dan kesatuan. Jangan sampai kebersamaan kita rusak akibat hal-hal yang memprovokasi dan memecah belah masyarakat,” ujar Sonny Irawan.
Kapolda kemudian memaparkan tiga program prioritas yang akan menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam menangani persoalan keamanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.
Program pertama, GERMAS TOBA, diarahkan untuk menggerakkan masyarakat menolak narkoba melalui pembentukan kampung antinarkoba, edukasi, rehabilitasi, serta penegakan hukum terhadap jaringan peredaran narkotika.
Program kedua, KOMPAK, berfokus pada kolaborasi pemberantasan kejahatan jalanan, termasuk aksi begal, premanisme, dan pencurian kendaraan bermotor.
Sementara itu, program ketiga, SAHATA LANTAS (Satu Hati Taat Berlalu Lintas), ditujukan untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.












