Sementara untuk terkait Radikalisme, kata AKBP Robin, agar para Tokoh Agama memberitahukan kepada kami Polri untuk kita antisipasi tentang oknum atau kelompok menyebarkan ajaran yang dapat memecah belah bangsa.
“Kami Polri menjamin pelaksanaan Imlek aman, namun kita harus kerjasama agar tidak ada yang mencederai perayaan imlek.
Untuk itu, Agar para ketua membuat Pantia Internal dalam pelaksanaan Imlek 2572 untuk membuat jadwal pelaksanaan ibadah,”tegas Kapolres.
Sebelumnya, Pengurus Vihara, Ahua mengatakan Dalam menyambut Imlek 2572, kami masyarakat EtnisTionghoa memohon petunjuk dan arahan Kapolres terkait perayaan Imlek dan Ibadah Cheng beng.
Sementara itu, Tokoh Tinghoa Kabupaten Serdang Bedagai, Sergai, Budi SE mengatakan, kami seluruh etnis tionghoa mengapresiasi Kapolres sergai yang telah menjaga keberagaman umat bergama di Kabupaten Serdang Bedagai.
Menurut Budi, Perayaan Imlek 2572 tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini kita laksanakan Imlek tidak lebih dari 25 persen di rumah ibadah dan dilaksanakan juga secara Virtual.
Beliau juga menambahkan, pada perayaan Imlek 2572 kita akan lakukan pemasangan Lampion pada Gerbang masuk Vihara dan Gerbang Masuk Kabupaten Sergai Serdang Bedagai, pungkas Budi SE. (Dps).






