“Tahun pertama dilaksanakannya penerimaan mahasiswi mahasiswa baru UINSU di Tebingtinggi akan ada 5 Prodi, Prodi Ekonomi Islam, Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Prodi Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Ilmu Komunikasi dan Prodi Ilmu kesehatan Masyarakat,” jelas Syahrin.
Tebingtinggi sebagai penyangga Kota Medan, jika dengan adanya UINSU Tebingtinggi akan mendapat lompatan zona startegis terkait kebangkitan ekonomi, kemajuan Tebingtinggi harus dijual dan masyarakat Tebingtinggi harus mampu bersaing dengan kota kota lain. “Tebingtinggi akan menghasilkan generasi milineal yang siap hadir bagi kemajuan Tebingtinggi,” jelasnya.
Tahun pertama dengan dibukanya 5 Prodi, kita yakin lulusan UINSU Tebingtinggi kedepan akan memiliki generasi milenial yang mampu bersaing untuk tingkat nasioanal dan internasional. Tetapi kita bukan saja menerima generasi milineal Kota Tebingtinggi, ada sekitar hinterland Kota Tebingtinggi seperti Kabupaten Batubara, Asahan, Simalungun, Sergai dan Kota Tanjung Balai serta Kabupaten dan Kota lainnya.
“Jadi nantinya dengan lima prodi ini kita akan memiliki 3.000 mahasiswa dan mahasiswi. Untuk tahun pertama penerimaan dengan satu jurusan kita akan membuka dua kelas hingga empat kelas dengan rincian sekitar 350-400 mahasiswa dan mahasiswi. Kita memiliki keyakinan Kampus UINSU akan menjadi Studid Center di Kota Tebingtinggi,” bilangnya.












